Profil | Visi | Nilai-nilai | Misi | Tujuan | Kepala Sekolah | Sejarah | Semboyan | Logo | Mars


Profil SMA Negeri 3 Malang

SMA Negeri 3 Malang terletak di Kawasan Tugu Kota Malang, tepatnya di Jl. Sultan Agung Utara no. 7, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

SMA Negeri 3 Malang merupakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (rSBI) yang bertujuan menghasilkan lulusan unggul dan dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Profil siswa yang diharapkan dari rSBI salah satunya adalah memiliki kecakapan hidup yang dikembangkan berdasarkan multiple intelegensi mereka dan memiliki integritas moral tinggi.

Untuk mempertahankan dan mengembangkan prestasinya, SMA Negeri 3 Malang menyediakan berbagai program layanan pendidikan unggulan yaitu :

  1. Program Kelas Akselerasi
  2. Program Layanan Sertifikasi Cambridge

Dalam upaya untuk memenuhi standar mutu pengelolaan pendidikan, mulai tahun 2007/2008 SMA Negeri 3 Malang akan memulai penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000 sebagai langkah awal untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan meraih sertifikat pengakuan internasional.


Visi:

Menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang memiliki keunggulan prestasi berdasarkan Iman dan Taqwa


Nilai-nilai yang Dikembangkan:

  1. Prestasi
  2. Kejujuran
  3. Tanggungjawab
  4. Agama
  5. Kerja sama
  6. Kreativitas
  7. Rasa senang
  8. Persahabatan
  9. Kebijaksanaan
  10. Kehidupan yang Seimbang
  11. Keberhasilan

Kembali ke atas


Misi:

  1. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama dan budaya bangsa serta aplikasinya dalam kehidupan nyata.
  2. Menumbuhkan semangat keunggulan kepada semua warga sekolah.
  3. Menumbuhkan pembelajar sepanjang hidup bagi warga sekolah.
  4. Melaksanakan proses pembelajaran secara efektif dan efisien.
  5. Menumbuhkan pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab terhadap tugas.
  6. Menumbuhkan semangat kepedulian lingkungan sosial, fisik, dan kultural.
  7. Mengembangkan potensi dan kreativitas warga sekolah yang unggul dan mampu bersaing baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.
  8. Menumbuhkan kebiasaan membaca, menulis dan meng-hasilkan karya.
  9. Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah.
  10. Menyediakan sarana prasarana yang berstandar internasional.
  11. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan lembaga terkait.

Kembali ke atas


Tujuan:

  1. Tercapainya implementasi Kurikulum 2004/2006 dan sistem penilaian berbasis kompetensi (KSPBK) dan life skill.
  2. Tercapainya implementasi Kurikulum 2004/2006 yang diadap-tasikan dengan Kurikulum Internasional (Cambridge)
  3. Tercapainya peningkatan penggunaan model-model pembela-jaran di luar KBM.
  4. Tercapainya peningkatan kemampuan komunikasi berbahasa asing.
  5. Tercapainya peningkatan keterampilan penggunaan media Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  6. Tercapainya peningkatan keterampilan menggunakan peralatan laboratorium
  7. Tercapainya peningkatan kemampuan guru menyusun silabus dan alat penilaian
  8. Tercapainya peningkatan perolehan rata-rata ujian akhir nasi-onal
  9. Tercapainya peningkatan kedisiplinan dan ketertiban siswa
  10. Tercapainya peningkatan rata-rata nilai rapor kelas 1, 2, dan 3
  11. Tercapainya peningkatan kuantitas dan kualitas fasilitas / sarana di lingkungan sekolah berstandar internasional.
  12. Tercapainya peningkatan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur PMDK dan SMPB.
  13. Tercapainya peningkatan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi luar negeri.
  14. Tercapainya internalisasi budaya tata krama kepada warga sekolah khususnya siswa.
  15. Tercapainya peningkatan kerjasama dengan orang tua, masyarakat sekitar dan institusi lain.
  16. Tercapainya pengembangan kualitas siswa dalam bidang penelitian ilmiah remaja, olimpiade mapel, seni, olahraga, sosial dan beragama.
  17. Tercapainya peningkatan kegiatan 7 K (keamanan, ketertiban, kedisiplinan, kekeluargaan, kerindangan dan kesehatan).

Kembali ke atas


Daftar Kepala SMA Negeri 3 Malang

1952 - 1962 R. Koeswandono (Alm.)
1962 - 1968 H. Soeroto
1968 - 1978 Drs. H. Soedarminto
1978 - 1986 Drs. Bambang`Poerwono (Alm.)
1986 - 1989 H. Haroen Soemawinata (Alm.)
1989 - 1993 H. Abdullah Uki
1993 - 1998 H. Djohan Arifin
1998 - 2005 Drs. H. Moh. Saleh
2005 - 2009 Drs. H. Tri Suharno, M.Pd
2009 - 2009 Ninik Kristiani, M.Pd
2009 - ....... Dra. Hj. Rr. Dwi Retno Udjian Ningsih, M.Pd

Kembali ke atas


Sejarah SMA Negeri 3 Malang

  1. SMA Negeri 3 Malang lahir pada tanggal 8 Agustus 1952 berdasarkan Surat Keputusan Menteri PP dan K nomer 3418/B tertanggal 8 Agustus 1952. Pada saat itu bernama SMA B-II Negeri Malang. Secara kronologis perubahan nama itu dapat dijelaskan sebagai berikut:
  2. Tidak lama setelah pengakuan kedaulatan RI pada tanggal 27 Desember 1949, Di kota Malang berdiri 2 buah SMA, yaitu SMA Republik Indonesia dan SMA Federal ( VHO ). Para pejuang TRIP, TP, TGP dan alain-lain yang sudah kembali ke sekolah ditampung di SMA Federal.
  3. Pada tanggal 8 Agustus 1952, jurusan B ( Pasti Alam ) SMA Republik Indonesia dan SMA Peralihan digabung menjadi satu berdasarkan SK Menteri PP dan K nomer 3418/B dan diberi nama SMA B-II Negeri. Pemberian nama ini disebabkan telah berdiri dua buah SMA .
  4. Akhirnya diadakan perubahan nama berdasarkan urutan usianya yaitu : SMA A/C menjadi SMA I A/C, SMA Federal menjadi SMA B-I Negeri.
  5. SMA B-I negeri kemudian diubah menjadi SMA I-B dan SMA II-B. Nama ini akhirnya dirasakan kurang tepat karena seakan-akan ada SMA B yang kualitasnya lebih tinggi daripada yang lain. Aklhirnya diadakan perubahan nama ketiga SMA yang ada di Malang itu berdasarkan usianya, yaitu :
    1. SMA A/C menjadi SMA 1A/C
    2. SMA 1B menjadi SMA II-B
    3. SMA II-B menjadi SMA III-B.
    4. Kemudian SMA I A/C dipecah menjadi dua sekolah yaitu SMA I A/C dan SMA IV A/C.
  6. Timbulnya SMA Gaya Baru pada tahun 1963 yang mengharuskan semua SMA mempunyai jurusan yang sama yaitu : Budaya, Sosial, Ilmu Pasti, dan Ilmun Pengetahuan Alam membawa pengaruh pada dihapuskannya nama tambahan A,B, atau C pada uurutan nama keempat SMA yang ada di kota Malang.
  7. Menjadi SMU Negeri 3 Malang berdasarkan SK Mendikbud RI nomer 035/O/1997.
  8. Kembali menjadi SMA Negeri 3 Malang pada tahun 2002.

Dalam perjalanan pengabdiannya telah melahirkan lulusan yang unggul dan berkualitas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kembali ke atas


Semboyan SMA Negeri 3 Malang

Bhaktya Widagdha Karya Sudhira - BHAWIKARSU

Pada awalnya, semboyan asli SMA Negeri 3 Malang berbunyi "BERTAKWA - BELAJAR - BEKERJA - BERJUANG", semboyan ini merupakan hasil karya siswa-siswi SMAN 3 Malang pada saat lomba kebersihan pada bulan Juli 1967. Semboyan tersebut selanjutnya digubah oleh Bapak Rahardjo (pengajar Bahasa Indonesia) ke dalam Bahasa Sansekerta menjadi BHAKTYA - WIDAGDHA - KARYA - SUDHIRA.

Semboyan ini resmi ditetapkan pada HUT ke-17 SMAN 3 Malang atas persetujuan Dewan Guru/ Karyawan serta pengurus KPSMA3Malang.

Bila diuraikan, semboyan BHAKTYA - WIDAGDHA - KARYA - SUDHIRA mengandung makna:

   Bhaktya : Berbakti, bertakwa

   Widagdha : Berilmu-pengetahuan, belajar, berguna

   Karya : Bekerja

   Sudhira : Berani, berjuang, berteguh-hati

Penggubahan ke dalam Bahasa Sansekerta bertujuan agar semboyan tersebut memiliki nilai puitis dan estetis serta emotional-artistic. Semboyan ini kemudian dikenal dengan singkatan BHAWIKARSU.

Kembali ke atas


Logo SMA Negeri 3 Malang

Logo SMA Negeri 3 Malang merupakan hasil karya Guru Kesenian Bapak Tijoso SK, yang dibuat pada 1 Juli 1967 dan resmi dipakai sejak 8 Agustus 1967 setelah disetujui oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru/ Karyawan dan KPSMA3Malang.

Kembali ke atas


Mars SMA Negeri 3 Malang

cipt: Widya Cahyono Sasmoko Adi (Alm.)

I:
Kami Putra-Putri SMA Neg'ri Tiga Malang
Taat 'kan peraturan, tegakkan persatuan
Biar badai t'rus menghantam, ku tak pernah kenal m'nyerah
Itulah jiwa pelajar yang setia
Bhaktya ... Widhagda Karya Sudhira
S'bagai dasar hidup bahagia
Ku tak pernah lengah akan tugas s'bagai pelajar
Menjunjung tinggi peradaban bangsa

II:
Dengan tekad yang bulat pelajar siap siaga
Membela kebenaran, membenci kejahatan
Itulah jiwa yang terpendam di dalam kalbuku
Berkat didikan yang agung dan mulya
Damai ... sejahtera tujuanku
Untuk mencapai hidup yang baru
Ku 'kan tuntut ilmu untuk kepentingan negara
Tuhan 'kan membimbing para umat-Nya

Kembali ke atas